Tampilkan postingan dengan label Duta air. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Duta air. Tampilkan semua postingan

Senin, 11 Juli 2011

Tanah Longsor

Sahabat Air, ketika kami pelatihan di daerah Palasari, kami berjalan di desa-desa.
Kami lihat ada tempat yang longsor, untungnya bukan didaerah pemukiman penduduk.

Najwa foto untuk diperlihatkan kepada Sahabat air, lalu dirumah Najwa lihat di internet mengenai tanah longsor.

Longsor  adalah perpindahan material pembentuk lereng berupa batuan, bahan rombakan, tanah, atau material campuran tersebut, bergerak ke bawah atau keluar lereng.

Longsor bisa disebabkan oleh :
       *  erosi/pengikisan
       *  hujan lebat
       *  gempa bumi
       *  gunung berapi
       *  getaran dari mesin, lalu lintas,
           penggunaan bahan-bahan
           peledak, dan bahkan petir
       *  penggundulan hutan /daerah yang
           gundul tanpa pepohonan
       *  berat yang terlalu berlebihan, misalnya
           dari berkumpulnya hujan atau salju


    Sahabat Air, ngeri ya jika di daerah kita terkena bencana tanah longsor, mudah-mudahan tidak pernah kita alami ya.

    Sabtu, 09 Juli 2011

    Berpikir dan Bertindak Ramah Lingkungan

    Sahabat Air, hari ini Najwa ingin mengajak kita semua “Para Sahabat Air” untuk sejenak berpikir dan bertindak Ramah Lingkungan.

    Sahabat air, seperti kita tahu air adalah sumber dari kehidupan, air adalah benda yang tidak dapat tergantikan. Dapat kita bayangkan jika kita hidup di tengah kelangkaan air, betapa sulitnya kita dalam menjalani hidup bukan?

    Sahabat air, bisakah kita membuat air?, tentu, kita tidak dapat membuat air, yang dapat kita lakukan adalah menjaga jumlah dan kualitas air demi kelangsungan ketersedian air.

    Contohnya dengan cara :

    1. Menjaga kebersihan sungai dan sekitarnya

    2. Tidak membuang sampah sembarangan

    3. Menggunakan air seperlunya sesuai dengan kebutuhan

    Sahabat Air, tahukan sahabat bahwa dalam 1 bulan kita idealnya menggunakan air sebanyak 4kubik perorang, nah ini bisa menjadi patokan kita ketika kita membayar rekening air di PDAM Tirta Pakuan Bogor, jika sahabat membayar lebih dari 4kubik perorang perbulan, berarti sudah terjadi pemborosan air, sahabat bersikap tidak ramah lingkungan.

    Sahabat Air, tahukah bahwa mengolah air menjadi air siap dikonsumsi itu sulit sekali dan mahal, mata air dan air sungai diolah oleh PDAM Tirta Pakuan Kota bogor sesuai dengan namanya PDAM yaitu Perusahaan Daerah Air Minum, maka PDAM Tirta Pakuan Kota Bogor mengolah air biasa menjadi air yang tidak hanya bersih tetapi menjadi air yang siap diminum, melalui 5 tahapan pengolahan, yaitu:

    1. Koagulasi atau pengadukan cepat yaitu air dialirkan kebak - bak penampungan dan ditambahkan zat PAC (Poli Alumunium Klorida) yang dapat mengikat kotoran dan koloid.

    2. Plokulasi atau pengadukan lambat yaitu air dialirkan ke bak bak penampungan dan diaduk secara lambat untuk memisahkan air dari kotoran, kotoran tersebut akan berupa plok-plok.

    3. Sedimentasi yaitu pemisahan air dari plok – plok

    4. Filtrasi yaitu penyaringan

    5. Disinfektan yaitu memberikan cairan untuk membunuh kuman. Nah setalah ini maka air ditampung untuk dapat dialirkan ke rumah-rumah para Sahabat.

    Nah jika Sahabat Air ingin melihat proses pengolahan air, maka sahabat bisa datang ke Instalasi Pengolahan Air didaerah Palasari atau didaerah Dekeng.

    Sahabat Air, selain itu air yang dihasilkan oleh PDAM TIRTA PAKUAN telah mendapatkan sertifikasi halal dari BPPOM, jadi kita tidak usah khawatir mengenai air yang kita gunakan.

    Sahabat Air, agar air selalu tersedia disepanjang masa, agar air lestari dan membawa manfaat bagi kehidupan, maka Berperilaku Ramah Lingkungan harus kita tanamkan mulai dari sekarang dan dari diri kita sendiri,

    Sahabat Air, jika terjadi masalah tentang air maka kehidupan seluruh mahluk akan rusak, untuk itu air dari alam harus kita kembalikan secara baik ke alam, marilah kita jaga terus kelestariannya, MARI SELAMATKAN AIR.

    Selasa, 28 Juni 2011

    Pelatihan Duta Air yang menyenangkan (1)

    Sahabat Air, hari ini Jua akan menceritakan pengalaman Jua di " Instalasi Pengolahan Air Palasari" di Desa Geblug. Hari Minggu tanggal 26 Juni 2011, kami Duta Air berkumpul di PDAM Tirta Pakuan Kota Bogor, kami siap berangkat lalu kami semua dibagikan "tas reuse" , lucu sekali, sehabis itu kami berangkat pakai mobil PDAM.
    Jam 09.00 kami sampai di Palasari, kami berenam diajak untuk lebih mengenal pengolahan air, sumber air, dan lingkungan warga sekitar.

    Disana kami diberi penjelasan oleh Bapak Operator PDAM tentang pengolahan air, mulai dari pengolahan, prokulator atau pengadukan cepat yang dialirkan ke sedimentasi atau pengadukan lambat.

    Oya, IPA adalah Instalasi Pengolahan Air yaitu tempat pengolahan air dari mata air dan air sungai menjadi air yang siap minum.

    Dari sana kami melihat mata air yang keluar dari sela-sela batu. Kami mengamati aliran air sungai Cikondang. Lalu kami siap-siap akan melakukan tanya jawab dengan warga tentang sampah, pengolahan sampah, pemanfaatan sungai dan pemanfaatan fasilitas yang disediakan PDAM.

    Kami berjalan-jalan disekitar Desa Geblug, sambil melakukan tanya-jawab, Jua lihat kegiatan warga yang desa yang mandi, mengambil air dari sungai, dan ada banyak sampah yang dibuang sembarangan (jangan ditiru ya sahabat..)


    Kami juga mengumpulkan macam macam daun dan bunga yang ada disana, bagus-bagus deh. Terus Jua juga lihat ada tanah longsor, iiih serem. Lalu kami beristirahat untuk makan siang, setelah itu kami berfoto-foto, gayanya lucu-lucu deh.

    Oya sebelum makan siang kami melakukan permainan, seru deh “kata mama itu namanya pelatihan sambil bermain”... senengnya Jua dapat hadiah karena Jua hapal nama Direktur Utama PDAM, Bapak Memet Gunawan. Kami juga bermain bisik kata “tugas Duta Air”, begini nih bunyinya :

    “ Menjaga kelestarian air, menjaga agar air tidak tercemar, menjaga kebersihan air itu tugas Duta Air”

    Sehabis itu kami menanam pohon, Jua menanam pohon rambutan. Kata ka Reza nanti kami boleh melihatnya kalau pohonnya sudah berbuah, rencananya buah itu akan kami bagikan ke warga Desa Geblug. Selesai menanam kami pulang kembali ke kantor pusat PDAM Tirta Pakuan.

    Dari awal sampai kami pulang kami didampingi oleh Ka Nana, Ka Reza, Bu Neri dan Pak Dokter Yudi, terimakasih banyak untuk ilmu dan pengalaman Jua hari minggu ini, Jua tidak sabar pergi ke Dekeng Minggu depan....

    Senin, 04 April 2011

    Diani : Keberhasilan PDAM Tirta Pakuan Tidak Terlepas Dari Pendahulunya

    Keberhasilan dan prestasi  yang telah diraih Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) dalam melayani masyarakat Kota Bogor tidak terlepas dari kontribusi yang sangat besar dari para pendahulunya sehingga Perusahaan Daerah ini dipercaya dengan berbagai inovasi-inovasi baru untuk memuaskan pelanggannya.
    Hal ini diungkapkan Walikota Bogor Diani Budiarto ketika menghadiri pucak perayaan Hari Ulang Tahun PDAM Tirta Pakuan ke 34 di Hotel Royal, Jalan Ir. H. Juanda Kota Bogor, Sabtu malam lalu.

    Minggu, 03 April 2011

    Syukuran HUT PDAM Tirta Pakuan Ke-34

    Dirut PDAM Tirta Pakuan H.Memet Gunawan bersama Walikota Bogor H.Diani Budiarto dalam malam Syukuran HUT Ke-34 di Hotel Royal. Foto: Tjahyadi | WP
      


    Peringatan HUT Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Pakuan Kota Bogor yang ke-34, berbeda dari biasanya. Digelar di hotel Royal Jalan Juanda, Jum'at (1/4) malam, syukuran ini dipersembahkan untuk pelanggan dan karyawan yang telah menunjukkan kinerja terbaik.

    Kamis, 20 Januari 2011

    PDAM Tirta Pakuan di IWWEF



    PDAM Tirta Pakuan Kota Bogor mengikuti Indonesia Water and Wastewater Expo and Forum (IWWEF) 2011 di Hotel Bidakara, 18-20 Januari.

    Ini merupakan event besar yang diprediksi mempertemukan 5.000 orang yang terdiri dari para pelaku air minum, perpipaan dalam dan luar negeri, pemangku kebijakan, pakar air minum dan air limbah, pabrikan, perguruan tinggi, lembaga donor dan masyarakat umum. ”Keikutsertaan kami (PDAM Tirta Pakuan-red) merupakan bukti komitmen untuk selalu meningkatkan pelayanan kepada masyarakat (khususnya kota bogor).

    Di event ini, kami bertemu dengan banyak pakar, mulai dari teknologi terbaru pengolahan air minum maupun para produsen perpipaan. Kami memetik banyak manfaat dengan hadir dan ikut serta dalam IWWEF 2011,” jelas Direktut Utama PDAM Tirta Pakuan Kota Bogor H. Memet Gunawan.

    Selain Dirut PDAM Tirta Pakuan bersama jajarannya, hadir pada expo yang digagas oleh PERPAMSI dan Ikatan Ahli Teknik Penyehatan dan Teknik Lingkungan Indonesia (IATPI) ini Sekdakot Bogor H. Bambang Gunawan dan Ketua DPRD Kota Bogor H. Mufti Faoqi. “Kualitas air minum dan pelayanan PDAM Tirta Pakuan sudah baik.

    Setiap tahunnya selalu berupaya meningkatkan pelayanan. Tingkat kebocorannya juga sangat rendah. Karena itu, Pemkot Bogor sangat mendukung Tirta Pakuan. Berapapun dana yang diperlukan untuk meningkatkan kualitas, kuantitas dan kontinuitas air minum yang diproduksi PDAM Tirta Pakuan,” jelas Bambang Gunawan.

    Sebagai peserta expo, PDAM Tirta Pakuan Kota Bogor juga menghadirkan Duta Air, yaitu Najwa Azzura Taufik dan M. Al Fatih SE. Keduanya merupakan siswa SDN Bantarjati 9 Kota Bogor. Jwa –sapaan Najwa dan Al Fatih dan tak ketinggalan Kepsek SDN Bantarjati 9 .

    Rombongan Duta Air bertolak pukul 06:00 dari Bogor dan tiba pukul 08.45 WIB di Hotel Bidakara, Jakarta. “Aku bangga jadi Duta Air. Soalnya, bisa berbagi dan saling mengingatkan untuk selalu menghemat air dan menjaga kebersihan lingkungan,” ujar jwa.

    Kedua Duta Air cilik PDAM Tirta Pakuan Kota Bogor ini mengkampanyekan penghematan penggunaan air dan green living dengan bahasa mereka. Menurut sang Kepala Sekolah, Jwa dan Fatih berkampanye dengan banyak cara.

    “Mulai dari puisi, tulisan maupun penyampaian langsung untuk memuliakan air dan lingkungan. Baik untuk sesama mereka, maupun mengingatkan kepada masyarakat umum tentang pentingnya air dan menjaga lingkungan,” jelas nya yang setia mendampingi kedua siswanya itu.

    Selama di pameran, Jwa dan Fatih juga ikut menjawab pertanyaan yang dilontarkan para pengunjung, termasuk ketika dikunjungi Sekdakot Bogor H. Bambang Gunawan, Ketua DPRD Kota Bogor Mufti Faoqi, dan para para pengunjung. (als)




    Sumber: PDAM Tirta Pakuan

    Rabu, 19 Januari 2011

    Water & Wastewater Expo & Forum 2011

    PDAM Tirta Pakuan Kota Bogor mengikuti Indonesia Water and Wastewater Expo and Forum (IWWEF) 2011 di Hotel Bidakara, 18-20 Januari. Ini merupakan event besar yang diprediksi mempertemukan 5.000 orang yang terdiri dari para pelaku air minum, perpipaan dalam dan luar negeri, pemangku kebijakan, pakar air minum dan air limbah, pabrikan, perguruan tinggi, lembaga donor dan masyarakat umum. ”Keikutsertaan kami (PDAM Tirta Pakuan-red) merupakan bukti komitmen untuk selalu meningkatkan pelayanan kepada masyarakat (khususnya kota bogor).
    Di event ini, kami bertemu dengan banyak pakar, mulai dari teknologi terbaru pengolahan air minum maupun para produsen perpipaan. Kami memetik banyak manfaat dengan hadir dan ikut serta dalam IWWEF 2011,” jelas Direktut Utama PDAM Tirta Pakuan Kota Bogor H. Memet Gunawan. Selain Dirut PDAM Tirta Pakuan bersama jajarannya, hadir pada expo yang digagas oleh PERPAMSI dan Ikatan Ahli Teknik Penyehatan dan Teknik Lingkungan Indonesia (IATPI) ini Sekdakot Bogor H. Bambang Gunawan dan Ketua DPRD Kota Bogor H. Mufti Faoqi. “Kualitas air minum dan pelayanan PDAM Tirta Pakuan sudah baik. Setiap tahunnya selalu berupaya meningkatkan pelayanan. Tingkat kebocorannya juga sangat rendah. Karena itu, Pemkot Bogor sangat mendukung Tirta Pakuan. Berapapun dana yang diperlukan untuk meningkatkan kualitas, kuantitas dan kontinuitas air minum yang diproduksi PDAM Tirta Pakuan,” jelas Bambang Gunawan.
    Sebagai peserta expo, PDAM Tirta Pakuan Kota Bogor juga menghadirkan Duta Air, yaitu Najwa Azzura Taufik dan M. Al Fatih SE. Keduanya merupakan siswa SDN Bantarjati 9 Kota Bogor. Jwa –sapaan Najwa dan Al Fatih dan tak ketinggalan Kepsek SDN Bantarjati 9 . Rombongan Duta Air bertolak pukul 06:00 dari Bogor dan tiba pukul 08.45 WIB di Hotel Bidakara, Jakarta. “Aku bangga jadi Duta Air. Soalnya, bisa berbagi dan saling mengingatkan untuk selalu menghemat air dan menjaga kebersihan lingkungan,” ujar jwa. Kedua Duta Air cilik PDAM Tirta Pakuan Kota Bogor ini mengkampanyekan penghematan penggunaan air dan green living dengan bahasa mereka. Menurut sang Kepala Sekolah, Jwa dan Fatih berkampanye dengan banyak cara. “Mulai dari puisi, tulisan maupun penyampaian langsung untuk memuliakan air dan lingkungan. Baik untuk sesama mereka, maupun mengingatkan kepada masyarakat umum tentang pentingnya air dan menjaga lingkungan,” jelas nya yang setia mendampingi kedua siswanya itu.
    Selama di pameran, Jwa dan Fatih juga ikut menjawab pertanyaan yang dilontarkan para pengunjung, termasuk ketika dikunjungi Sekdakot Bogor H. Bambang Gunawan, Ketua DPRD Kota Bogor Mufti Faoqi, dan para para pengunjung

    Minggu, 09 Januari 2011

    Hadirkan Duta Air dari SDNP Bantarjati 9


    Kabag Humas PDAM Tirta Pakuan Kota Bogor H. Hendra Setiawan pose bersama Duta Air, Al Fatih dan Najwa Azzura dari SDNP Jati 9 didampingi orangtua dan Kepsek Hj. Yayah Komariah, M.Pd. Foto: Cay

    JAKARTA | Warta Pakwan
    PDAM Tirta Pakuan Kota Bogor mengikuti  Indonesia Water and Wastewater Expo and
    Forum (IWWEF) 2011 di Hotel Bidakara, 18-20 Januari. Ini merupakan event besar yang diprediksi mempertemukan 5.000 orang yang terdiri dari para pelaku air minum, perpipaan dalam dan luar negeri, pemangku kebijakan, pakar air minum dan air limbah, pabrikan, perguruan tinggi, lembaga donor dan masyarakat umum.
    ”Keikutsertaan kami (PDAM Tirta Pakuan-red) merupakan bukti komitmen untuk selalu meningkatkan kemampuan dalam melayani masyarakat. Di event ini, kami  bertemu dengan banyak pakar, mulai dari teknologi terbaru pengolahan air minum maupun para produsen perpipaan. Kami memetik banyak manfaat dengan hadir dan ikut serta dalam IWWEF 2011,” jelas Dirut PDAM Tirta Pakuan Kota Bogor H. Memet Gunawan.
    Selain Dirut PDAM Tirta Pakuan bersama jajarannya, hadir pada expo yang digagas oleh PERPAMSI dan Ikatan Ahli Teknik Penyehatan dan Teknik Lingkungan Indonesia (IATPI) ini Sekdakot Bogor H. Bambang Gunawan dan Ketua DPRD Kota Bogor H. Mufti Faoqi. “Kualitas air minum dan pelayanan PDAM Tirta Pakuan sudah baik. Setiap tahunnya selalu berupaya meningkatkan pelayanan. Tingkat kebocorannya juga sangat rendah.
    Karena itu, Pemkot Bogor sangat mendukung Tirta Pakuan. Berapapun dana yang diperlukan untuk meningkatkan kualitas, kuantitas dan kontinuitas air minum yang diproduksi PDAM Tirta Pakuan,” jelas Bambang Gunawan.
    DUTA AIR
    Sementara itu, sebagai peserta expo, PDAM Tirta Pakuan Kota Bogor juga menghadirkan Duta Air, yaitu Najwa Azzura Taufik dan M. Al Fatih SE. Keduanya merupakan siswa SDNP Bantarjati 9 Kota Bogor. Jwa –sapaan Najwa—didampingi Bunda Haiva Anwar, Al Fatih didampingi ayahnya Dadeng S. Ependi dan tak ketinggalan Kepsek SDNP Bantarjati 9 Kota Bogor Yayah Komariah, M.Pd. Rombongan Duta Air bertolak pukul 06:00 dari Bogor dan tiba pukul 08.45 WIB di Hotel Bidakara, Jakarta.
    “Aku bangga jadi Duta Air. Soalnya, bisa berbagi dan saling mengingatkan untuk selalu menghemat air dan menjaga kebersihan lingkungan,” ujar jwa. Kedua Duta Air cilik PDAM Tirta Pakuan Kota Bogor ini mengkampanyekan penghematan penggunaan air dan green living dengan bahasa mereka. Menurut Yayah Komariah, Jwa dan Fatih kampanye dengan banyak cara.
    “Mulai dari puisi, tulisan maupun penyampaian langsung untuk memuliakan air dan lingkungan. Baik untuk sesama mereka, maupun mengingatkan kepada masyarakat umum tentang pentingnya air dan menjaga lingkungan,” jelas Yayah yang setia mendampingi kedua siswanya itu.
    Selama di pameran, Jwa dan Fatih juga ikut menjawab pertanyaan yang dilontarkan para pengunjung, termasuk ketika dikunjungi Sekdakot Bogor H. Bambang Gunawan, Ketua DPRD Kota Bogor Mufti Faoqi, dan para Dirut PDAM termasuk Dirut PDAM Tirta Bumi Wibawa Kota Sukabumi Helmi Soetikno.
    Cay
     
     
     Sumber:   http://wartapakwan.com

    Jumat, 07 Mei 2010

    OBIT, Program menanam 1 M pohon


                    










    Para Duta Air , Najwa Azzura dan Muhammad Alfatih ikut dalam program menanam 1 Milyar pohon.
     
    Senangnya bersama teman-teman SDN-P Bantarjati 9 serta Ibu Bapak guru, kami berangkat untuk menanam pohon, pagi-pagi kami sudah siap berangkat, kami naik mobil bus ketempat penanaman pohon... disana Bapak Wakil Walikota Bogor juga turut menanam bersama kami.

    Selain kami kakak Pramuka dan Kakak-kakak dari sekolah YPHB Bogor juga turut dalam acara menanam pohon ini....

    Sahabat Air, jika 1 orang Indonesia menanam 1 pohon maka bumi kita akan hijau, dan terhindar dari bencana longsor dan kekeringan...